Jakarta, CNN Indonesia --
Sejarawan Rusia, Artyom Kirpichenok, hilang pekan lalu setibanya dia di Israel. Sejumlah aktivis Rusia ramai-ramai melaporkan peristiwa ini di media sosial, dan meminta publik membantu mencari keberadaan Kirpichenok.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari teman-temannya, Kirpichenok tiba di Bandara Ben Gurion pada 2 Agustus lalu dengan penerbangan dari Yerevan, Armenia. Ia hendak menghadiri sebuah undangan acara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendarat, Kirpichenok tidak mengontak siapa pun dan belum terdengar kabar darinya sejak itu. Teman-teman dan keluarganya pun berasumsi Kirpichenok menghilang.
Kedutaan Besar Rusia di Israel telah menghubungi otoritas Israel mengenai dugaan hilangnya Kirpichenok. Namun, belum ada tanggapan dari pihak Israel.
"Kami telah mencatat laporan yang diterbitkan beberapa media Rusia mengenai jurnalis dan pakar Timur Tengah Artem Kirpichenok, yang dilaporkan ditahan oleh aparat penegak hukum di Israel pada 2 Agustus," demikian pernyataan Kedutaan Besar Rusia di Israel.
"Kami telah mengajukan penjelasan terkait kepada otoritas Israel. Kami sedang memantau masalah ini," tambah kedutaan.
Jurnalis sekaligus mantan perwakilan State Duma, Daria Mitina, menduga Kirpichenok ditahan oleh badan intelijen Israel Shin Bet.
"Sayangnya, kekhawatiran terburuk kami telah terkonfirmasi. Artem Ivanovich Kirpichenok berada di penjara, dalam tahanan dinas keamanan Shin Bet Israel," tulisnya, seperti dikutip The Jerusalem Post.
Kirpichenok kelahiran St. Petersburg yang berimigrasi ke Israel pada 1990-an. Ia lulus dari Universitas Ibrani Yerusalem dan kembali tinggal di Rusia sekitar 15 tahun setelah pindah.
Kirpichenok sangat kritis terhadap Israel dan sering menulis tentang kritikannya terhadap Israel dan zionisme.
(blq/dna)

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·