Sederet pengaruh bensin Pertamax bagi performa kendaraan Anda

53 menit yang lalu 1

Jakarta (ANTARA) - Pemilihan bahan bakar minyak (BBM) tidak hanya berkaitan dengan biaya pengeluaran, tetapi juga dapat memengaruhi kinerja mesin kendaraan. Salah satu pilihan yang tersedia bagi pengendara adalah Pertamax, bensin produksi Pertamina dengan angka oktan atau Research Octane Number (RON) 92.

Angka oktan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kesesuaian bahan bakar dengan mesin. Pertamax memiliki RON lebih tinggi dibandingkan Pertalite yang berada pada angka RON 90. Perbedaan ini membuat Pertamax dapat menjadi pilihan bagi kendaraan yang membutuhkan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi.

Meski begitu, penggunaan bensin beroktan tinggi tidak otomatis membuat semua kendaraan lebih bertenaga atau lebih irit. Dampaknya tetap bergantung pada spesifikasi mesin, kondisi kendaraan, dan cara berkendara.

Lantas, apa saja pengaruh bensin Pertamax terhadap performa kendaraan Anda?

1. Membantu mengurangi risiko knocking

Salah satu pengaruh utama Pertamax adalah kemampuannya menahan knocking atau pembakaran tidak normal di dalam mesin.

Angka RON menunjukkan kemampuan bahan bakar menahan pembakaran spontan akibat tekanan dan suhu di ruang bakar. Pada mesin yang membutuhkan oktan tinggi, penggunaan bahan bakar dengan RON sesuai rekomendasi dapat membantu mencegah terjadinya knocking.

Gangguan ini terkadang ditandai dengan suara ketukan atau bunyi mengelitik dari mesin. Jika berlangsung terus-menerus, knocking dapat mengganggu kinerja dan berpotensi merusak komponen mesin.

Karena memiliki RON 92, Pertamax dapat membantu mengurangi risiko tersebut pada kendaraan yang memang membutuhkan bahan bakar dengan angka oktan itu. Namun, jika kendaraan dirancang untuk menggunakan RON 90, manfaat tambahan dari penggunaan Pertamax bisa jadi tidak terlalu terasa.

Baca juga: Jenis-jenis BBM Pertamina serta penjelasan nilai RON-nya

2. Mendukung performa mesin agar bekerja optimal

Bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin membantu kendaraan bekerja berdasarkan rancangan pabrikan.

Pada kendaraan yang membutuhkan RON 92, penggunaan Pertamax dapat mendukung proses pembakaran yang sesuai dengan kebutuhan mesin. Hal ini dapat membantu menjaga performa kendaraan, termasuk ketika pengendara membutuhkan tenaga untuk berakselerasi.

Sebaliknya, penggunaan bensin dengan angka oktan di bawah rekomendasi dapat membuat sistem pengendalian mesin menyesuaikan waktu pengapian untuk mengurangi risiko knocking. Penyesuaian tersebut pada kendaraan tertentu dapat memengaruhi tenaga yang dihasilkan.

Meski demikian, jangan langsung berharap kendaraan menjadi jauh lebih bertenaga hanya karena beralih ke Pertamax. Jika mesin sudah dirancang untuk bekerja optimal dengan RON 90, penggunaan RON 92 belum tentu menghasilkan peningkatan tenaga yang signifikan.

3. Berpotensi membantu efisiensi konsumsi BBM

Pertamax juga dapat mendukung efisiensi bahan bakar apabila digunakan pada kendaraan yang sesuai dengan spesifikasinya.

Ketika mesin bekerja dengan bahan bakar yang tepat, proses pembakaran dapat berlangsung sesuai kebutuhan rancangan mesin. Kondisi tersebut berpotensi membantu penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien.

Namun, anggapan bahwa Pertamax pasti lebih irit daripada Pertalite tidak sepenuhnya benar. Efisiensi BBM dipengaruhi berbagai faktor, seperti desain mesin, kondisi kendaraan, kemacetan, tekanan ban, beban angkut, dan kebiasaan pengendara saat menginjak pedal gas.

Karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya tidak hanya membandingkan angka oktan, tetapi juga memperhatikan rekomendasi pabrikan dan konsumsi bahan bakar dalam penggunaan sehari-hari.

Baca juga: Menteri ESDM ajak kawal bersama subsidi BBM Rp150 triliun tiap tahun

4. Membantu menjaga kebersihan komponen mesin

Pertamax dilengkapi zat aditif yang dirancang untuk mendukung kinerja dan perawatan sistem bahan bakar.

Pertamina menjelaskan bahwa aditif pada Pertamax antara lain berfungsi membantu membersihkan komponen mesin serta memberikan perlindungan terhadap karat. Formula aditif juga ditujukan untuk membantu menjaga sistem bahan bakar tetap bekerja dengan baik.

Kebersihan komponen, termasuk bagian yang berkaitan dengan penyaluran bahan bakar, penting untuk mendukung proses pembakaran. Penumpukan endapan pada komponen tertentu dapat mengganggu kinerja mesin apabila dibiarkan.

Meski demikian, penggunaan Pertamax bukan jaminan bahwa mesin tidak akan kotor atau bebas dari masalah. Perawatan berkala, penggantian oli, dan pemeriksaan komponen sesuai jadwal tetap diperlukan untuk menjaga kendaraan dalam kondisi prima.

5. Berpotensi membuat respons kendaraan lebih baik

Pada mesin yang sesuai dengan RON 92, penggunaan Pertamax dapat membantu menjaga respons kendaraan ketika berakselerasi karena bahan bakar tersebut mendukung kebutuhan pembakaran mesin.

Pengaruhnya dapat terasa ketika kendaraan membutuhkan tenaga, misalnya saat menyalip atau melewati jalan menanjak. Namun, respons kendaraan tidak hanya ditentukan oleh jenis bensin.

Kondisi sistem pengapian, filter udara, injektor, transmisi, hingga perawatan mesin juga berperan dalam menentukan respons kendaraan.

Dengan demikian, jika kendaraan terasa kurang bertenaga, pemilik tidak sebaiknya langsung menyimpulkan bahwa penyebabnya adalah jenis BBM. Pemeriksaan kondisi kendaraan diperlukan untuk mengetahui sumber masalah secara lebih tepat.

Baca juga: Pakar ITB jelaskan pengukuran RON BBM menggunakan alat Oktis-2

6. Dapat mendukung pemakaian mesin dalam jangka panjang

Menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan merupakan salah satu langkah untuk menjaga kondisi mesin dalam jangka panjang.

Pada kendaraan yang membutuhkan RON 92, penggunaan Pertamax membantu mengurangi risiko knocking akibat oktan yang terlalu rendah. Hal ini penting karena pembakaran tidak normal yang berlangsung terus-menerus dapat memberikan tekanan tambahan pada komponen mesin.

Selain itu, aditif dalam bahan bakar dapat membantu menjaga kebersihan komponen tertentu sesuai fungsi yang dirancang produsen.

Walaupun demikian, umur pakai mesin tidak ditentukan oleh jenis BBM saja. Cara berkendara, kualitas pelumas, jadwal servis, kondisi sistem pendingin, dan kualitas perawatan juga berpengaruh besar.

Perlukah semua kendaraan menggunakan Pertamax?

Tidak semua kendaraan harus menggunakan Pertamax. Pilihan BBM yang tepat tetap perlu mengikuti rekomendasi produsen kendaraan, yang dapat ditemukan pada buku manual atau informasi spesifikasi kendaraan.

Pertamax dengan RON 92 dapat menjadi pilihan bagi mesin yang membutuhkan angka oktan tersebut. Sementara itu, kendaraan yang memang dirancang untuk menggunakan RON 90 belum tentu mendapatkan peningkatan performa atau efisiensi yang berarti ketika beralih ke RON 92.

Pemilik kendaraan juga perlu mempertimbangkan biaya operasional. Bahan bakar dengan harga per liter lebih tinggi belum tentu membuat pengeluaran keseluruhan lebih hemat jika tidak memberikan perubahan berarti pada konsumsi BBM.

Oleh karena itu, gunakan Pertamax sesuai kebutuhan mesin, bukan semata-mata karena anggapan bahwa angka oktan yang lebih tinggi selalu menghasilkan performa yang lebih baik. Memilih bahan bakar sesuai spesifikasi, disertai perawatan rutin dan kebiasaan berkendara yang baik, merupakan langkah penting untuk menjaga kinerja kendaraan Anda, demikian mengutip Pertamina dan informasi yang dihimpun ANTARA.

Baca juga: Apa itu RON pada BBM? Ini fungsi & cara memilih yang tepat buat mobil

Baca juga: Benarkah bensin RON tinggi lebih irit? Ini penjelasan sesuai mesin

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Baca Artikel Selengkapnya