Sebelum Diangkat, Tangki Minyak KMP Virgo Transport 8 Dibersihkan dengan Bahan Kimia

3 jam yang lalu 1

Jakarta, NU Online

Proses pengangkatan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 masih berada pada tahap persiapan bawah laut setelah berlangsung selama 17 hari. Sebelum memasuki tahap pengangkatan, manajemen PT Virgo Karya Shipping (VKS) memprioritaskan pembersihan tangki minyak menggunakan bahan kimia untuk mengantisipasi risiko kebocoran selama proses tersebut.

Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping, Simson Fransiscus Rihi, mengatakan pembersihan tangki penting dilakukan untuk mencegah pencemaran minyak di perairan sekaligus menjaga keselamatan penyelam. Kebocoran tangki dikhawatirkan dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu pernapasan penyelam yang bekerja di bawah laut.

“Salvage ini sudah mulai dilaksanakan, kami melakukan pembersihan di dalam lumbung kapal dengan bahan kimia,” katanya dalam Konferensi Pers Evaluasi dan Penutupan Operasi SAR KMP Virgo Transport 8 yang digelar secara daring, Rabu (4/11/2026) malam.

Simson menjelaskan, pekerjaan bawah laut tidak dapat dilakukan secara terus-menerus karena menghadapi sejumlah kendala alam. Cuaca, derasnya arus bawah laut, hingga pergerakan kapal yang sewaktu-waktu terjadi menjadi faktor yang harus diperhitungkan dalam setiap tahapan pekerjaan.

Akibat kondisi tersebut, aktivitas penyelaman dan pembersihan beberapa kali terpaksa dihentikan. Pekerjaan baru dapat dilanjutkan ketika kondisi alam dinilai memungkinkan dan cukup aman bagi para penyelam.

“Karena itu penyelaman dan pembersihan beberapa kali terhenti. Setelah kondisi alam memungkinkan, baru kembali dilakukan,” ujarnya.

Selain faktor alam, keterbatasan waktu penyelaman juga menjadi tantangan dalam proses persiapan pengangkatan kapal. Simson mengungkapkan, penyelam hanya mampu bekerja di bawah laut selama 2 hingga 2,5 jam setiap hari. Kondisi tersebut membuat proses persiapan membutuhkan waktu dan kehati-hatian.

Meski menghadapi berbagai kendala, VKS memastikan rencana pengangkatan KMP Virgo Transport 8 tetap berjalan. Perusahaan terus berkoordinasi dengan pihak asuransi Protection and Indemnity (P&I) untuk menentukan kelanjutan operasi penyelamatan kapal atau salvage.

Namun, Simson mengatakan pihak perusahaan belum dapat memastikan jadwal pengangkatan karena keputusan tersebut menjadi kewenangan pihak asuransi. “Kami tetap komitmen untuk melaksanakan salvage, namun mengenai tanggal waktunya tidak bisa menentukan karena yang menjadi kewenangannya adalah pihak asuransi,” katanya.

Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan (SAR) KMP Virgo Transport 8 pada Rabu (4/11/2026). Penutupan dilakukan setelah pencarian selama 53 hari belum berhasil menemukan seluruh korban.

Berdasarkan manifes kapal hingga Rabu (4/11/2026), KMP Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang selamat, 82 orang meninggal dunia, sedangkan 53 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Dengan ditutupnya operasi SAR, proses pengangkatan kapal menjadi salah satu upaya lanjutan yang masih diharapkan dapat membuka peluang ditemukannya korban yang belum teridentifikasi keberadaannya.

Baca Artikel Selengkapnya