Jakarta, CNN Indonesia --
Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Jalur Gaza Palestina baru-baru ini yang kembali menambah korban tewas agresi brutal Tel Aviv sejak Oktober 2023 lalu.
Melalui kicauan di X, Kementerian Luar Negeri RI menuturkan gempuran teranyar Israel ke Gaza ini "secara sengaja menghambat implementasi Peace Plan untuk Gaza, dan memperburuk penderitaan rakyat Palestina."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia menyerukan kepada Israel, sebagai pihak dari kesepakatan gencatan senjata, untuk menghentikan serangan militernya segera dan secara permanen, dan memenuhi seluruh komitmennya berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang sejalan dengan hukum internasional," bunyi pernyataan Kemlu RI pada Selasa (4/8).
"Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menjamin pelindungan penuh terhadap warga sipil, tenaga medis dan pekerja kemanusiaan, serta memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan yang aman, cepat dan tanpa hambatan."
Dalam pernyataan itu, Indonesia juga turut menyambut baik kabar kesepakatan baru Hamas dan Amerika Serikat soal gencatan senjata.
Jakarta juga menyambut baik pemberitaan bahwa Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya telah menerima Roadmap implementasi Peace Plan fase kedua untuk Gaza, sejalan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).
"Indonesia menegaskan kembali komitmennya dalam mewujudkan proses politik yang kredibel untuk mencapai kemerdekaan Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara, sejalan dengan Resolusi PBB yang relevan dan parameter yang telah disepakati secara internasional, sebagai jalan bagi tercapainya perdamaian yang adil, berkelanjutan, dan menyeluruh di Timur Tengah," lanjut Kemlu RI.
(rds)

3 jam yang lalu
8







English (US) ·
Indonesian (ID) ·