Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut Presiden China Xi Jinping di Gedung Putih pada Kamis (24/9), dengan pesta megah dan jamuan makan malam kenegaraan.
Trump menyambut Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan dengan sambutan resmi, sebelum mereka melanjutkan pembicaraan di Ruang Oval dan jamuan malam kenegaraan di malam harinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutan itu, Trump memuji "persahabatan yang erat" dengan Xi Jinping.
"Presiden Xi dan saya telah menjalin persahabatan, sebenarnya persahabatan yang sangat hebat, yang dibangun atas dasar saling menghormati dan kepentingan vital rakyat kita," kata Trump dalam sambutannya kepada Xi Jinping.
Pernyataan Trump bernada lebih hangat. Dia menyoroti upaya jangka panjang untuk merangkul pemimpin China itu.
"Presiden Xi dan saya telah mencapai kemajuan pesat dalam berbagai isu yang dihadapi kedua negara," ujar Trump.
Sementara itu Xi mengatakan bahwa kedua negara harus memastikan "tidak ada konflik maupun konfronrasi di antara kita". Dia juga memperingatkan bahwa pengembangan akal imitasi (AI) harus berada di bawa kendali manusia.
Saat berada di Ruang Oval, Xi Jinping juga mendesak Trump untuk menunjukkan "kehati-hatian" dan menentang kemerdekaan Taiwan.
Upacara penyambutan resmi di Halaman Selatan Gedung Putih itu mengawali rangkaian acara hari pertama Xi, ia dan Trump meninjau parade militer di area Rose Garden.
Jet militer AS termasuk pesawat pengebom B-2 melakukan atraksi terbang lintas saat bendera AS dan China berkibar di atas West Wing Gedung Putih.
Trump kemudian mengantar Xi melihat landasan helikopter baru yang dia bangun di Gedung Putih. Dia juga mengajak Xi naik ke helikopternya yang merupakan salah satu aset militer AS yang paling eksklusif dan sensitif.
(dna)

56 menit yang lalu
2





English (US) ·
Indonesian (ID) ·