Presiden Israel Kaget AS Setop Bantuan: Seperti Petir di Siang Bolong

24 menit yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Israel Isaac Herzog mengaku kaget Amerika Serikat menyetop bantuan untuk negaranya.

Pengumuman mengenai penghentian bantuan AS ke Israel disampaikan oleh Presiden Donald Trump.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herzog bahkan mengungkapkan keterkejutannya atas kabar tersebut "seperti petir di siang bolong."

Herzog mengangkat masalah ini dalam pertemuan dengan partai Yashar yang dipimpin oleh Gadi Eisenkot, rival utama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

"Masalah bantuan Amerika ini sangat mengkhawatirkan saya, dan kabar ini datang begitu tiba-tiba seperti petir di siang bolong. Kita memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan AS yang seharusnya berlaku hingga tahun 2028, dan ini merupakan salah satu tujuan utama. Oleh karena itu, sebuah pemerintahan harus segera dibentuk agar kita tidak perlu terus-menerus mengadakan pemilihan umum," ujar Herzog, dikutip dari CNN.

[Gambas:Video CNN]

Trump sebelumnya menyatakan bahwa bantuan untuk Israel akan berakhir tahun ini, dua tahun lebih awal dari jadwal resmi berakhirnya nota kesepahaman (MoU) tersebut.

Kesepakatan tersebut selama ini memberikan Israel dana sebesar US$3,8 miliar (Rp6,8 triliun) per tahun untuk pembelian persenjataan Amerika.

Namun, Trump hanya memberikan sedikit perincian dalam pengumuman tersebut yang disampaikan melalui wawancara telepon dengan Fox News pada hari pemilihan umum.

"Itu adalah poin pembicaraan yang buruk, karena ketika Anda melontarkan pertanyaan, 'Mengapa kita tidak memberikan 4 miliar dolar kepada semua orang?'padahal Israel adalah prioritas utama kita; kita memberikan lebih banyak kepada mereka dibandingkan kepada pihak mana pun, dan mereka sebenarnya tidak lagi membutuhkannya," ujar Trump kepada Fox.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu belum memberikan komentar apa pun di depan publik terkait pengumuman tersebut.

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, menyatakan bahwa ia sedang mencari klarifikasi mengenai apa yang akan terjadi.

Dalam sebuah wawancara dengan Channel 12 News Israel, ia membela pemberian bantuan militer untuk Zionis yang kini semakin tidak populer, baik di kalangan Partai Demokrat maupun Partai Republik.

"Masyarakat Amerika perlu memahami nilai dari hubungan ini," kata Huckabee.

"Ini bukan sekadar soal apa yang dikontribusikan oleh pihak Amerika, melainkan soal apa yang mereka peroleh dari hubungan tersebut. Mungkin kita belum cukup baik dalam membantu publik Amerika untuk menyadari dan mensyukuri kemitraan dengan Israel, yang telah memberikan manfaat bagi kehidupan mereka sehari-hari."

(bac)

Baca Artikel Selengkapnya