Serangan Houthi ke Bandara di Saudi di Riyadh, Sabtu (10/10/2026).. Serangan menewaskan setidaknya 14 orang.
REPUBLIKA.CO.ID, Mufti asal Bangladesh, Sheikh Nasrullah Al-Badr, meninggal dunia pada hari Minggu, 11 Oktober, akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan rudal Houthi di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu, 10 Oktober.
Pria berusia 35 tahun itu sedang mengenakan pakaian ihram dan dalam perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah umrah saat serangan terjadi. Demikian dilaporkan media Saudi, Al Arabiya, Senin.
Serangan tersebut menewaskan 14 orang dan melukai 309 orang lainnya. Beberapa di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.
Mengutip media Bangladesh, Al-Badr diketahui berasal dari wilayah (upazila) Nangalkot di distrik Cumilla. Ia menjabat sebagai sekretaris bidang pendidikan di Madrasah Jamia Arabia Rabiul Ulum di Kamrangirchar, Dhaka. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Warga negara Bangladesh lainnya yang tewas dalam serangan itu adalah Md Shahed Ahmed, yang berasal dari Desa Madla di wilayah Shahjahanpur, distrik Bogura.
Al-Badr merupakan bagian dari rombongan yang terdiri atas 45 ulama dan guru asal Bangladesh. Dari kelompok tersebut, 32 orang selamat tanpa cedera, sementara satu orang kehilangan kedua kakinya dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Dilansir United News of Bangladesh, kematian Al-Badr membuat keluarganya sangat terpukul. Sementara kerabat, tetangga, dan warga di seluruh wilayah tersebut masih diliputi rasa terkejut.

4 jam yang lalu
3






English (US) ·
Indonesian (ID) ·