Penasihat Militer Iran: Kiev Minta Maaf, Serangan ke Ukraina Dibatalkan

3 jam yang lalu 1

Seorang perempuan Iran menaiki kendaraan militer dalam parade anti-AS dan Israel di Teheran, Jumat (17/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Iran sudah bersiap melancarkan serangan ke tiga titik di Ukraina, sebagai balasan atas gempuran Kiev terhadap kapal Iran di Laut Kaspia. Namun rencana serangan itu urung dilaksanakan setelah Kiev menyampaikan permohonan maaf.

Dalam wawancara bersama televisi nasional Iran, Senin, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Mohsen Rezari mengatakan bahwa militer Iran sudah menyelesaikan persiapan serangan sebelum operasi tersebut disetop.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Iran menuding Ukraina menyerang kapal dagang Iran di Laut Kaspia pada 25 Juli lalu, sehingga menyebabkan satu ABK meninggal dunia.

Usai insiden tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menyampaikan kepada Menlu Ukraina Andrii Sybiha bahwa Kiev harus membayar ganti rugi kepada Teheran atas kerusakan yang timbul dalam serangan itu.

"Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga membahas masalah ini dalam panggilan telepon dengan Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri Kaja Kallas," kata kantor Araghchi dalam sebuah pernyataan.

Selat Hormuz 

Rezaei juga memperingatkan bahwa Iran tidak akan mengizinkan pelayaran di Selat Hormuz melalui jalur yang tidak diakui pemerintah Iran. Ia mengancam kapal-kapal yang mencoba berlayar via "jalur ilegal" akan dijadikan sasaran tembak.

sumber : Antara

Baca Artikel Selengkapnya