Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali mengumbar janji untuk menggulingkan rezim Iran dan mengalahkan Hamas serta Hizbullah.
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu saat Israel masih melanjutkan konflik dengan sejumlah kelompok dan menghadapi ketegangan dengan Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut dalam upacara penghargaan untuk badan intelijen Israel, Shin Bet, di kediaman Presiden Isaac Herzog pada Kamis (17/9).
Ia mengatakan Israel akan mengalahkan Hamas dan rezim Iran, serta "menangani Hizbullah".
Netanyahu juga menyinggung serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang di Jalur Gaza. Ia mengatakan Israel tengah menyelesaikan perhitungan dengan pihak yang disebutnya bertanggung jawab atas kematian warga Israel.
"Kita sedang menyelesaikan perhitungan dengan para pembunuh yang membunuh rakyat kita, putri-putri kita, perempuan-perempuan kita, dan anak-anak kita pada tanggal 7 Oktober," kata Netanyahu, dikutip dari Azer News.
Terkait Hamas, Netanyahu mengklaim bahwa "tidak banyak yang tersisa karena kita sedang berurusan dengan mereka."
Awal September, Netanyahu juga mengatakan Israel "sangat dekat" untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai "rezim teroris" Iran.
Menurut Netanyahu, jika rezim Iran berakhir, "seluruh poros tersebut pada akhirnya akan runtuh."
(mge/bac)

1 jam yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·