Mukhtarudin: Bonus demografi, RI berpeluang penuhi tenaga kerja global

1 jam yang lalu 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan Indonesia berpeluang untuk berkontribusi memenuhi kebutuhan tenaga kerja global, termasuk di Bulgaria, seiring bonus demografi yang dimilikinya.

"Indonesia pada saat ini berada pada momentum bonus demografi dan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk berkontribusi memenuhi kebutuhan tenaga kerja global, termasuk kebutuhan di Bulgaria," kata dia saat pidato di resepsi Peringatan ke-118 Hari Kemerdekaan Bulgaria sekaligus 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria di Jakarta pada Senin (21/9) malam.

Menurut Mukhtarudin, jumlah penduduk usia produktif Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 183,4 juta jiwa dan diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 208 juta jiwa pada 2045.

Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

Menurutnya, Indonesia telah mengirim banyak pekerja migran ke Bulgaria, khususnya dari Bali, yang bekerja di sektor hospitality.

"Dan tentu kami membuka ruang untuk kembali membuka sektor-sektor formal yang lain untuk kerja sama yang saling menguntungkan kedua negara," ucap dia.

Lebih lanjut, Menteri P2MI mengatakan Bulgaria menghadapi tantangan penuaan penduduk yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan tenaga kerja.

Kondisi demografi yang berbeda antara Indonesia dan Bulgaria dinilai membuka peluang untuk memperluas akses PMI terhadap pasar kerja di negara itu melalui kerja sama mobilitas tenaga kerja.

Pada awal April 2026, Mukhtarudin melepas lebih dari seribu calon PMI asal Bali ke Bulgaria. Menurut dia, Bulgaria menjadi salah satu negara penempatan karena perlindungannya bagus, jaminan sosial jelas, gaji bagi PMI tinggi, dan negara tersebut aman dari konflik.

Seribuan anak muda Bali yang terpilih sudah menjalani pelatihan 6-12 bulan di bidang hospitality, sehingga dinilai sudah mampu memenuhi kualifikasi di negara Eropa Timur tersebut.

Baca juga: Menteri P2MI dorong penguatan hubungan Indonesia-Bulgaria

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya