Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk membiayai riset lingkungan di Laut Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Purbaya dalam kunjungan kerja ke NTT, dikutip dari keterangan pers di Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh potensi Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu untuk mempercepat pemulihan ekosistem laut dan ekonomi warga yang menjadi korban tumpahan minyak Montara di Laut Timor sejak 2009.
Dalam konteks LPDP, ia meminta lembaga ini melakukan riset mengenai kondisi ekosistem laut di wilayah terdampak.
Langkah ilmiah tersebut bertujuan untuk merumuskan kebijakan pemulihan lingkungan yang komprehensif sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.
“Nanti kita bikin riset di sini, bagaimana menghidupkan lagi (ekosistem ikan) di sini. LPDP, ya. Yang begini yang pas itu risetnya tepat guna, tepat sasaran,” kata Purbaya.
Lebih lanjut, ia mengatakan hasil riset tersebut nantinya juga akan digunakan oleh pemerintah untuk menjadi basis pertimbangan dalam meminta ganti rugi pemulihan lingkungan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tumpahan minyak.
Menurut Menkeu, permasalahan yang ditimbulkan akibat tumpahan minyak Montara tidak hanya berkaitan dengan pencemaran lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan ekonomi masyarakat pesisir.
Nelayan mengalami penurunan hasil tangkapan, aktivitas budidaya rumput laut terganggu, dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada sektor kelautan turut mengalami penurunan pendapatan.
Oleh karena itu, penyelesaian persoalan Montara perlu dilakukan secara menyeluruh dengan mengintegrasikan aspek pemulihan lingkungan, pemulihan ekonomi masyarakat, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat terdampak.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menyerap aspirasi secara langsung serta memastikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat memperoleh perhatian dan tindak lanjut secara terkoordinasi.
Pemerintah berharap langkah-langkah pemulihan lingkungan, penyelesaian hak-hak masyarakat, dan penguatan aktivitas ekonomi di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur dapat berjalan secara berkesinambungan sehingga kesejahteraan masyarakat terdampak musibah Montara dapat terus meningkat.
Baca juga: Ratusan petani rumput laut NTT korban Montara ngadu ke Menko Marves
Baca juga: Pemerintah RI pastikan pengelolaan Laut Arafura-Timor berkelanjutan
Baca juga: RI dan Timor Leste kolaborasi jaga kelestarian sumber daya laut
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·