Jakarta, CNN Indonesia --
Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump akan mengumumkan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina selama enam hari di wilayah Oleshky dan Kherson.
Gedung Putih mengumumkan Melania yang berhasil menjembatani negosiasi antara Rusia dan Ukraina hingga akhirnya setuju menggelar gencatan senjata lokal di dua daerah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melania Trump secara mandiri memprakarsai keterlibatan diplomatik untuk mengamankan gencatan senjata di Oleshky dan wilayah Kherson sekitarnya," kata kantornya dalam sebuah pernyataan, Kamis (5/11).
Melania dijadwalkan mengumumkan gencatan senjata ini pada Kamis pukul 11.00 waktu setempat di Gedung Putih.
Sementara itu, dalam unggahan di X pada Rabu malam, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dirinya telah melakukan pembicaraan yang "sangat terperinci selama satu setengah jam" dengan utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Dikutip AFP, negosiasi dijadwalkan berlanjut pekan depan.
Pada Rabu sebelumnya, Zelensky menganugerahkan penghargaan nasional kepada ibu negara AS atas perannya dalam menjembatani gencatan senjata terbatas yang memungkinkan evakuasi warga sipil dari sebuah kota yang diduduki Rusia.
"Dengan ini saya menetapkan bahwa Ordo Putri Olga Kelas I dianugerahkan kepada Melania Trump, Ibu Negara Amerika Serikat," demikian bunyi dekret yang dimuat di situs resmi kepresidenan Ukraina.
Dokumen tersebut mengakui "kontribusi pribadi yang signifikan dalam dukungan kemanusiaan bagi Ukraina, serta kiprah aktif dalam bidang hak asasi manusia dan kegiatan amal."
"Ibu Negara Melania Trump akan mempertemukan secara langsung perwakilan Rusia dan Ukraina, dua negara yang sedang terlibat dalam perang aktif, di Gedung Putih," tambah pernyataan Gedung Putih.
Bulan lalu, Melania Trump, istri Presiden AS Donald Trump, mengumumkan berhasil menjembatani gencatan senjata terbatas antara pasukan Ukraina dan Rusia di Oleshky, Ini memungkinkan warga Oleshky yang terjebak perang meninggalkan kota tersebut setelah mengalami kekurangan pangan dan obat-obatan selama berminggu-minggu.
Melania juga terlibat dalam berbagai upaya untuk memulangkan anak-anak Ukraina yang dibawa ke Rusia.
(rds)

1 jam yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·