Jakarta, CNN Indonesia --
Gelombang serangan beruang cokelat yang makin agresif di wilayah Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, memakan korban jiwa ketujuh dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Mengutip laporan kantor berita TASS, korban terbaru adalah seorang wanita berusia 51 tahun di Desa Voznesenka. Wanita tersebut diserang hingga tewas saat mencoba mengusir seekor beruang yang berusaha menembus kandang hewan ternak di halaman belakang rumahnya.
"Beruang tersebut langsung menerjang wanita itu. Predator tersebut akhirnya ditembak mati oleh tetangga korban," tulis laporan TASS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi rentetan tragedi mematikan sepanjang September 2026, tim penyidik independen mengumumkan pembukaan penyelidikan pidana terhadap Kementerian Lingkungan Hidup lokal atas tuduhan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa warga.
Otoritas terkait dinilai gagal mengendalikan lonjakan populasi beruang liar serta mengabaikan lebih dari 120 laporan warga mengenai masuknya pemangsa tersebut ke pemukiman penduduk di 15 distrik.
Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan populasi beruang cokelat di Krasnoyarsk telah melonjak 2,5 kali lipat hingga mencapai lebih dari 26 ribu ekor.
Musim dingin yang lebih singkat dan hangat akibat perubahan iklim turut mendorong kenaikan total populasi beruang di Rusia menjadi lebih dari 308 ribu ekor.
Para ahli menyebut faktor kelalaian manusia, seperti membuang sisa makanan sembarangan hingga mengabaikan protokol keselamatan, ikut memicu beruang mendekati permukiman.
Daftar korban tewas akibat serangan beruang di Siberia bulan ini mencakup seorang penebang kayu, pelatih hoki es Alexander Kuzmenko, serta beberapa warga yang tengah mencari jamur dan tanaman liar di dalam hutan.
"Jika Anda berpapasan dengan predator besar di dalam hutan, Anda praktis hampir tidak memiliki peluang untuk bertahan hidup," tegas tim penyidik dalam pernyataan resminya, seperti dilansir Irish News.
Pihak berwenang mengimbau keras masyarakat untuk sementara waktu menghindari aktivitas luar ruang di kawasan hutan, termasuk tradisi memetik jamur dan beri.
Meski demikian, Kementerian Lingkungan Hidup Rusia berusaha meredam kecemasan publik dengan menyatakan bahwa rata-rata serangan beruang di seluruh negeri masih berada di kisaran 20 hingga 30 kasus per tahun, dan kesan maraknya serangan saat ini lebih dipicu oleh kecepatan penyebaran informasi di media sosial.
(wiw)

56 menit yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·