Komunitas Indonesia Motherhood rayakan kemerdekaan RI-Malaysia bersama

1 jam yang lalu 2

Kuala Lumpur (ANTARA) - Komunitas Indonesia Motherhood Kuala Lumpur (IMKL) yang terdiri atas ibu-ibu Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, menggelar acara kumpul keluarga dan perlombaan untuk merayakan kemerdekaan Republik Indonesia dan Malaysia.

Kegiatan yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, bertujuan menjaga silaturahmi serta mempererat persaudaraan kedua negara yang sama-sama merayakan kemerdekaan di bulan Agustus.

"Jadi kita merayakan double kemerdekaan, yaitu kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2026 dan kemerdekaan Malaysia 31 Agustus 2026. Kenapa merayakan double kemerdekaan, karena ibu-ibunya di sini orang Indonesia, dan ada yang suami dan anaknya merupakan warga negara Malaysia. Jadi kita having fun di sini," kata Ketua Umum IMKL, Rianie di Kuala Lumpur, Sabtu.

Kegiatan ini berkonsep grand family gathering dengan pagelaran lomba-lomba yang diikuti para keluarga.

"Kegiatannya ada enam sehat dengan lagu-lagu, kemudian lomba kategorinya balita, anak, ibu dan bapak serta ada yang berkelompok. Jadi Indonesia banget sebenarnya," kata Rianie.

Perlombaan yang digelar antara lain lomba memasukkan bola, memasukkan pensil ke dalam botol, lomba kelereng, balap skuter dan push bike, hingga lomba mencuci baju bagi bapak-bapak.

Kegiatan diikuti makan siang bersama dan silaturahmi antara para peserta.

Indonesia Motherhood Kuala Lumpur (IMKL) dibentuk pada November 2025. Saat ini anggota dari IMKL sudah mencapai 170 orang, yang merupakan para ibu asal Indonesia, yang beberapa di antaranya memiliki suami warga negara Malaysia.

IMKL juga rutin menyelenggarakan kegiatan bersama seperti playdate hingga kajian keagamaan bersama.

Baca juga: "Indonesia Fair 2026" di KBRI Beijing hadirkan ragam budaya nusantara

Baca juga: KJRI Houston perkuat kebersamaan diaspora di semarak HUT ke-81 RI

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya