Jakarta, CNN Indonesia --
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, Amerika Serikat adalah negara pertama yang mengirimkan duta besarnya ke Indonesia.
Horace Merle Cochran memberikan surat kepercayaan Duta Besar AS kepada Presiden Soekarno pada 30 Desember 1949. Ini adalah momen pembuka hubungan diplomatik kedua negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen itu diabadikan dalam prangko edisi khusus Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Republik Indonesia dan Amerika Serikat di Jakarta, 13 Desember 2024 oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Marle sudah cukup mengenal Indonesia karena ia salah satu tokoh kunci asal AS dalam diplomasi kemerdekaan Indonesia, mewakili UNCI (United Nations Commission for Indonesia), pengganti KTN (Komisi Tiga Negara) setelah Agresi Militer Belanda II.
Namun masa tugasnya di Indonesia diwarnai tudingan sebagai penyebab jatuhnya kabinet kala itu.
Di awal kemerdekaan Indonesia menganut sistem demokrasi liberal dengan ditandai sering bubarnya kabinet.
Pada 1951, di era Kabinet Sukiman dari Masyumi dan Suwirjo dari PNI, Menteri Luar Negeri Ahmad Soebardjo menandatangani Mutual Security Act (MSA) bersama Dubes Marle Cochran. Ini adalah undang-undang bantuan luar negeri Amerika Serikat menyangkut bantuan militer dan ekonomi.
Bantuan ini memang merupakan program dari Presiden AS waktu ity Harry s Truman dengan tujuan membendung penyebaran paham komunis di Asia, termasuk Indonesia. Kala itu sedang berlangsung perang dingin antara blok timur diwakili Uni Sovyet dan China melawan blok barat diwakili oleh Amerika Serikat.
Sayangnya, kerja sama ini dinilai sangat merugikan politik luar negeri bebas-aktif yang dianut oleh Indonesia. Sebab, Indonesia dinilai lebih memperhatikan kepentingan Amerika Serikat.
Tudingan Indonesia berpihak kepada barat pun merebak di kalangan anggota Parlemen. Akibatnya, Kabinet Sukiman terpaksa harus mengembalikan amanatnya kepada presiden pada 1952 lewat mosi tidak percaya.
Kabinet Sukiman-Suwirjo berumur pendek, hanya bertahan selama kurang lebih 11 bulan, yaitu dari 27 April 1951 hingga 3 April 1952. Pemerintahan ini jatuh akibat mosi tidak percaya di parlemen terkait penandatanganan bantuan militer Amerika Serikat (Mutual Security Act / MSA) ini.
Sementara Dubes Marle Cochran mengakhiri masa tugasnya di Indonesia pada 1953.
(imf/bac)

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·