Jakarta, CNN Indonesia --
Salah satu kampus top dunia di Belanda Erasmus University Rotterdam (EUR) memajang salinan ijazah milik Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia Mohammad Hatta.
Salinan ijazah tersebut dipajang secara permanan di salah satu aula kampus EUR. Gedung tersebut bahkan dinamai sebagai 'Hatta Building" oleh EUR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenapa pihak EUR memajang salinan ijazah Hatta secara permanen di aula khusus kampus mereka?
Pemajangan ijazah dan penamaan gedung Bung Hatta itu dilakukan EUR untuk menghormati perjuangan sang wapres pertama RI atas upaya kemerdekaan Indonesia.
Bung Hatta dahulu merupakan mahasiswa EUR. Peguruan Tinggi itu sebelumnya bernama Nederlandse Handelshogeschool.
Salah satu 'Founding Fathers' negara ini pernah kuliah di Belanda pada 1921-1932. Selama berada di negeri penjajah Indonesia, ia bergabung dan terlibat aktif dalam organisasi Perhimpunan Indonesia, hingga dipilih menjadi ketua perhimpunan pada 1926-1930.
Di bawah kepemimpinannya, arah pergerakan mahasiswa berubah menjadi organisasi politik yang tegas mengumandangkan asas non-kooperasi demi kemerdekaan penuh Indonesia. Hatta sejak awal sangat anti-kolonialisme.
Pada 1927, Hatta ditangkap pemerintah Belanda karena aktivitas politiknya yang dianggap radikal. Pada 1928, ia diseret ke pengadilan Den Haag atas tuduhan makar hingga penghasutan terhadap Kerajaan Belanda.
Hatta tidak patah semangat meski ditangkap. Ia menyampaikan nota pembelaan dengan judul "Indonesie Vrij" (Indonesia Merdeka) dalam persidangan kala itu. Pembelaan itu kemudian membebaskan Hatta dari tuduhan karena membuka mata dunia akan cita-cita dan perjuangan suatu bangsa jajahan dalam meraih kemerdekaan, dikutip dari Mari News.
EUR berusaha mengabadikan perjuangan dan dedikasi Hatta ini melalui pemajangan rekam jejak yang bersangkutan di kampus.
Hatta Building secara resmi dibuka pada 20 Februari 2017. Gedung ini difungsikan sebagai asrama mahasiswa yang menampung hingga 372 kamar, baik untuk mahasiswa Belanda maupun internasional.
Keberadaan gedung ini sempat tidak diketahui banyak orang, termasuk mahasiswa setempat. Pihak keluarga Bung Hatta bahkan baru memperoleh informasi mengenai bangunan ini pada 2014 berkat alumni EUR, Kwik Kian Gie.
(blq/bac)

1 jam yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·