Kedubes Prancis resmikan Residensi Rimbaud perkuat pertukaran penulis

1 jam yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Prancis di Indonesia meluncurkan Residensi Rimbaud, program residensi sastra bilateral resiprokal pertama antara Indonesia dan Prancis di Semarang, Jawa Tengah, yang menjadi wadah pertukaran jangka panjang bagi para penulis dari kedua negara.

Menurut siaran pers Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, Kamis, peluncuran program tersebut ditandai dengan peresmian pameran bertajuk "Arthur Rimbaud: A Journey through Java" di Lawang Sewu pada 6–8 Agustus 2026. Pameran itu diselenggarakan bekerja sama dengan Institut français d’Indonésie (IFI), Pemerintah Kota Semarang, Alliance Française Semarang, Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan PT KAI.

Program residensi tersebut bertujuan mendorong para penulis dari kedua negara untuk mendalami lanskap budaya masing-masing, berinteraksi dengan masyarakat setempat, serta menciptakan karya sastra baru yang terinspirasi dari pengalaman dan perjumpaan mereka.

Residen pertama program tersebut adalah Louis-Philippe Dalembert, penulis kelahiran Haiti yang kini bermukim di Paris dan pernah menjadi finalis Prix Goncourt 2021. Ia akan menetap di Semarang selama tiga bulan, mulai September hingga November 2026.

Selama berada di Semarang, Dalembert akan menulis karya sastra sekaligus berinteraksi dengan penulis, mahasiswa, dan peneliti Indonesia melalui berbagai pertemuan publik dan lokakarya yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Semarang dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Sebagai wujud semangat timbal balik dari program tersebut, seorang penulis Indonesia juga akan mengikuti residensi selama tiga bulan di Cité internationale de la langue française, Château de Villers-Cotterêts, Prancis, pada awal 2027.

Cité internationale de la langue française diresmikan oleh Presiden Emmanuel Macron pada 2023 dan kini berfungsi sebagai pusat utama bagi para kreator, peneliti, penulis, dan akademisi berbahasa Prancis dari seluruh dunia.

Program tersebut menjadi salah satu tindak lanjut konkret setelah diadopsinya Deklarasi Borobudur tentang Strategi Budaya Bersama oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron pada Mei 2025. Inisiatif itu melengkapi berbagai kerja sama budaya lain, seperti peluncuran Choix Goncourt Indonesia serta partisipasi penulis Prancis dalam Makassar International Writers Festival 2026.

Kedutaan Besar Prancis juga berencana menyelenggarakan dua program residensi tambahan yang berfokus pada penulisan dan penerjemahan sastra sebelum Juni 2027. Program tersebut akan melengkapi residensi multidisiplin KOTA yang telah berjalan melalui kemitraan dengan Cité internationale des arts di Paris.

Arthur Rimbaud (1854–1891), yang lahir di Charleville, Prancis timur laut, dikenal sebagai salah satu penyair terbesar dalam sastra Prancis sekaligus pelopor puisi modern. Ia menunjukkan bakat sastra yang luar biasa sejak usia dini dan menghasilkan sebagian besar karya terkenal sebelum berusia 20 tahun.

Rimbaud kemudian meninggalkan dunia sastra dan bergabung dengan Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) karena alasan ekonomi. Namun, setelah tiba di Salatiga, Jawa Tengah, ia membelot dari dinas militer dan menghilang dari catatan resmi setelah menerima gajinya.

Baca juga: Indonesia-Prancis perkuat kerja sama pada sastra dan literasi

Baca juga: RI-Prancis buka opsi kemitraan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya