Jakarta, CNN Indonesia --
Kebakaran lahan terjadi di dekat jalan akses utama menuju situs kota kuno Inca, Machu Picchu, Peru, Sabtu (3/10). Dalam insiden tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua orang terluka.
Menurut pejabat setempat, kobaran api bermula pada Jumat (2/10) di Sacred Valley di wilayah Cusco. Area itu juga mencakup stasiun kereta api yang paling sering digunakan untuk menuju Machu Picchu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Miguel Osco dari badan penanggulangan bencana daerah mengatakan kepada radio RPP, seorang pria lanjut usia meninggal dunia akibat kebakaran tersebut dan dua orang lainnya mengalami luka bakar.
"Lokasinya sangat dekat dengan Machu Picchu," kata Gustavo Lozano, warga setempat, kepada RPP, seperti diberitakan AFP.
"Bus-bus pariwisata melintas mungkin hanya berjarak beberapa ratus meter, tidak jauh dari lokasi kebakaran."
Menurut Osco, api menyebar dengan cepat karena cuaca panas dan berangin serta kondisi vegetasi yang kering. Ia mengatakan kebakaran itu dipicu oleh aktivitas petani yang membakar semak belukar untuk membuka lahan pertanian.
Machu Picchu, ibu kota kuno kekaisaran Inca, dibangun pada abad ke-15 di ketinggian 2.500 meter di atas permukaan laut atas perintah penguasa Inca, Pachacutec.
Situs ini dianggap sebagai mahakarya arsitektur dan rekayasa teknik.
(afp/end)

1 jam yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·