Jakarta (ANTARA) - KBRI Tunis mendorong penguatan kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia dengan Tunisia melalui forum bisnis yang dihadiri sekitar 100 pengusaha Tunisia pada rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.
Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi, dalam siaran pers KBRI dikonfirmasi pada Jumat, mengatakan forum tersebut menjadi sarana memperkuat hubungan ekonomi kedua negara yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir.
"Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Tunisia, KBRI Tunis ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha dan pelaku bisnis yang telah menjadi jembatan kerja sama ekonomi Indonesia-Tunisia," ujar Zuhairi.
Menurut dia, peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara turut didukung diplomasi bisnis yang aktif, sehingga produk Indonesia dan Tunisia semakin diterima di pasar masing-masing.
"Diplomasi business to business terbukti berlangsung sangat aktif dan dinamis, sehingga produk-produk Indonesia-Tunisia dapat diterima pasar dengan sangat baik," kata dia.
Zuhairi mengatakan KBRI Tunis kini mendorong peningkatan kerja sama ekonomi melalui forum bisnis dan penandatanganan Preferential Trade Agreement (PTA) Indonesia-Tunisia.
PTA tersebut diharapkan dapat memberikan landasan yang lebih kuat bagi peningkatan perdagangan serta memperluas peluang kerja sama ekonomi kedua negara.
Dalam forum bisnis itu, KBRI Tunis juga mengundang para pengusaha Tunisia untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia yang akan digelar pada Oktober 2026.
"Kami berharap para pengusaha dan pelaku bisnis Tunisia dapat membangun komunikasi dan kerja sama perdagangan, termasuk kemungkinan menjajaki investasi," ujar Zuhairi.
Selain forum bisnis, rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Tunisia juga diisi dengan pertunjukan tari, musik, serta sajian kuliner Nusantara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Tunisia.
Baca juga: KBRI Tunis soroti pentingnya nilai historis, revolusioner, jelang HUT
Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·