Istri Mahathir Mohamad Meninggal, PM Malaysia Ucap Duka Cita

56 menit yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengungkapkan rasa duka cita atas kabar istri mantan PM Mahathir Mohamad, Siti Hasmah Mohamad Ali, yang meninggal dunia pada Senin (28/9).

Siti Hasmah meninggal dunia di usia 100 tahun di Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Atas nama Pemerintah MADANI dan seluruh rakyat Malaysia, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan belasungkawa atas wafatnya almarhumah Tun Dr Siti Hasmah Mohd Ali, yang mengembuskan napas terakhir di Institut Jantung Negara pagi tadi," kata Anwar dalam pernyataannya yang diunggah di media sosial.

Dalam pernyataan itu, Anwar mengatakan Malaysia akan merindukan "sosok keibuannya dan menghargai segala jasa serta pengabdian almarhumah."

Anwar mengatakan telah menginstruksikan Sekretaris Utama Negara dan Panglima Angkatan Bersenjata untuk membantu seluruh proses pengurusan pemakaman serta memberikan penghormatan kepada mendiang Siti Hasmah melalui upacara pemakaman kenegaraan.

[Gambas:Instagram]

"Pikiran dan doa saya menyertai Tun Dr Mahathir Mohamad beserta seluruh keluarga dalam menghadapi kehilangan ini. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, menerima seluruh amal dan pengabdiannya, serta menempatkannya di antara orang-orang yang beriman. Al-Fatihah," kata Anwar.

Dilansir The Star, jenazah Siti Hasmahdipulangkan dari Institut Jantung Negara pada Senin pukul 10.48 waktu setempat.

Jenazah tiba di kediamanpribadi di The Mines, Seri Kembangan, Selangor, pada pukul 11.15 waktu setempat.

Salat jenazah akan dilaksanakan setelah salat Asar pada Senin di Masjid As Syarif, Taman Sungai Besi Indah, Kuala Lumpur. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Muslim Presint 20, Putrajaya.

Sementara itu, Institut Jantung Negara menolak mengeluarkan pernyataan apa pun terkait wafatnya Siti Hasmah.

(rds/bac)

Baca Artikel Selengkapnya