GAZA – Serangan militer Israel kembali menewaskan warga Palestina di Jalur Gaza. Sedikitnya lima orang syahid dan sejumlah lainnya terluka akibat serangan di berbagai wilayah Gaza pada Senin. Salah satu serangan menyasar sebuah minibus milik dapur amal yang mengakibatkan tiga warga Palestina terluka.
Laporan Palestine Chronicle menyebutkan, rumah sakit di Gaza menerima 15 jenazah dan 38 korban luka selama 48 jam terakhir. Jumlah tersebut mencakup korban serangan terbaru, warga yang meninggal akibat luka dari serangan sebelumnya, serta jenazah yang berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan.
Angka kematian pada Senin bertambah menjadi lima orang setelah seorang warga Palestina meninggal akibat luka yang dideritanya dalam serangan Israel sehari sebelumnya.
Di wilayah barat laut Khan Younis, Gaza selatan, Mahmoud Jihad Mahmoud Quffa gugur dalam serangan Israel di kawasan Al-Yabani. Sementara itu, Asaad Qishta tewas dalam serangan di dekat sumur 19, sebelah barat daya Khan Younis. Sejumlah warga lainnya terluka, termasuk seorang anak perempuan.
Di Gaza tengah, Ibrahim Amer Al-Saaydeh syahid setelah sebuah pesawat nirawak Israel jenis quadcopter menjatuhkan bom ke arahnya di sebelah timur Desa Al-Masdar.
Serangan juga menghantam sejumlah lokasi di Kota Gaza. Hani Hamed Kahil gugur dan lima warga Palestina lainnya terluka ketika serangan Israel menghantam sebuah kendaraan di dekat Masjid Al-Hidaya, sekitar Bundaran Al-Khour, kawasan Tel Al-Hawa.
Dalam serangan terpisah, sebuah minibus milik dapur amal menjadi sasaran serangan Israel di Jalan Burham, kawasan Al-Zeitoun, tenggara Kota Gaza. Tiga warga Palestina dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.
Serangan lainnya menyasar sebuah tenda pengungsian di sebelah barat Supermarket Abu Amra, Kamp Pengungsi Nuseirat, Gaza tengah. Sejumlah warga mengalami luka ringan.
Sementara itu, Yousef Abu Younis meninggal dunia pada Senin akibat luka yang dideritanya dalam serangan Israel terhadap pos kepolisian di Al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis, pada Ahad.
Serangan terbaru tersebut terjadi di tengah laporan berlanjutnya tembakan, bombardemen artileri, dan operasi militer Israel di sejumlah kawasan Gaza.
Saksi mata yang dikutip kantor berita Anadolu mengatakan, pasukan Israel menghancurkan rumah-rumah dan bangunan sipil di sebelah timur Al-Masdar, di luar area penempatan pasukan Israel. Operasi penghancuran dan serbuan tersebut memaksa sejumlah keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka.
Kendaraan militer Israel juga dilaporkan melepaskan tembakan ke wilayah timur dan selatan Khan Younis. Tembakan artileri dan senjata lainnya turut diarahkan ke sejumlah lingkungan di Gaza timur.
Kapal-kapal perang Israel juga dilaporkan menembaki kawasan pesisir Gaza.
Ribuan pelanggaran gencatan senjata
Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, jumlah korban agresi Israel sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 74.609 orang gugur dan 175.872 lainnya terluka.
Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 11 Oktober 2025, kementerian mencatat 1.593 warga Palestina gugur dan 5.748 lainnya terluka. Selain itu, sebanyak 847 jenazah berhasil ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan selama periode tersebut.
Di sisi lain, Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan terdapat 5.989 pelanggaran gencatan senjata oleh Israel sejak kesepakatan berlaku. Pelanggaran tersebut mencakup serangan militer, penghancuran bangunan, operasi penyerbuan, dan penangkapan warga.
Khusus selama Oktober, lembaga tersebut mendokumentasikan 753 pelanggaran atau rata-rata lebih dari 24 pelanggaran setiap hari. Serangkaian serangan pada bulan itu dilaporkan menewaskan 145 warga Palestina dan melukai 672 lainnya.
Kantor Media Pemerintah Gaza juga menyoroti minimnya bantuan kemanusiaan yang masuk ke wilayah tersebut. Jumlah pengiriman bantuan masih jauh di bawah ketentuan yang disepakati dalam perjanjian gencatan senjata.
Sepanjang Oktober, hanya 3.777 truk bantuan yang memasuki Gaza dari target 18.600 truk. Artinya, realisasi pengiriman bantuan hanya mencapai 20,3 persen dari jumlah yang disepakati.
Kondisi serupa terjadi pada pasokan bahan bakar. Hanya 247 truk bahan bakar yang masuk dari target 1.550 truk atau sekitar 15,9 persen.
Kantor Media Pemerintah Gaza mendesak para mediator dan komunitas internasional menekan Israel agar menghentikan pelanggaran gencatan senjata, membuka seluruh perlintasan, serta mengizinkan masuknya pasokan medis, bantuan kemanusiaan, dan bahan bakar.
Minimnya pasokan tersebut semakin menyulitkan kehidupan warga Gaza yang masih berjuang menghadapi kehancuran infrastruktur, keterbatasan layanan kesehatan, dan krisis kemanusiaan berkepanjangan.

1 jam yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·