Iran Akan Jual Kapal AS-Israel yang Disita di Selat Hormuz

58 menit yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Iran berencana menjual sejumlah kapal komersial yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel setelah kapal-kapal tersebut disita selama konflik di Selat Hormuz dan Teluk Persia, pada Selasa (22/9).

Iran menyebut bahwa hasil penjualan kapal akan digunakan untuk membantu individu dan keluarga yang terdampak perang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Pusat Pengacara di lembaga peradilan Iran, Hassan Abdollianpour, mengatakan sejumlah kapal milik atau terkait dengan perusahaan AS dan Israel telah disita di Selat Hormuz dan Teluk Persia berdasarkan putusan pengadilan.

"Hasil penjualan kapal-kapal ini akan digunakan untuk membantu individu dan keluarga yang terkena dampak perang baru-baru ini," kata Abdollianpour, seperti dilaporkan Kantor Berita Mizan.

Selain rencana penjualan kapal, para ahli saat ini mulai menilai kerusakan akibat serangan AS di Provinsi Hormozgan, Iran selatan, dan wilayah sekitarnya, menurut Abdollianpour.

[Gambas:Video CNN]

Konflik antara Iran, AS, dan Israel dimulai pada 28 Februari. Iran mengatakan serangan AS dan Israel dalam perang tersebut telah menewaskan ribuan orang, demikian laporan Middle East Monitor.

Teheran kemudian membalas dengan melancarkan serangan rudal dan pesawat tanpa awak ke sejumlah wilayah.

Dalam eskalasi konflik tersebut, Iran juga secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu rute utama pasokan energi dunia.

(mge/bac)

Baca Artikel Selengkapnya