Inggris-Israel Makin Bersitegang, Ancam Usir 27 Diplomat Tel Aviv

56 menit yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Inggris dilaporkan akan mengusir 27 diplomat Israel di tengah hubungan kedua negara yang semakin bersitegang.

Ancaman London tersebut dilontarkan jika Tel Aviv betul-betul menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media Israel Ynet, yang dikutip Al Jazeera, pada Senin (5/10) melaporkan Duta Besar Inggris untuk Israel, Simon Walters, telah menyampaikan peringatan itu ke pejabat Israel.

Ynet juga melaporkan pemerintah Inggris mengancam akan mengusir satu diplomat Israel untuk tiap 27 diplomat Inggris yang status diplomatiknya di konsulat akan dicabut jika konsulat tersebut ditutup.

Konsulat ini beroperasi secara terpisah dari Kedutaan Besar Inggris di Israel dan menangani hubungan dengan warga Palestina di Yerusalem Timur, Tepi Barat, dan Gaza termasuk urusan politik dan konsuler.

[Gambas:Video CNN]

Wanti-wanti itu muncul usai Israel mengumumkan bakal menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur pada 8 Oktober sebagai balasan sanksi London ke bisnis di pemukiman ilegal Israel.

Penasihat Keamanan Nasional Inggris, Jonathan Powell, juga dilaporkan melakukan perjalanan ke Israel untuk membujuk para pejabat agar membatalkan penutupan konsulat. Namun, pertemuan ini tak menghasilkan kesepakatan meski diskusi masih berlanjut.

Kedubes Inggris di Israel sejauh ini belum memberi komentar soal laporan itu atau ancaman mengusir diplomat Negeri Zionis.

Hubungan Israel dan Inggris dalam beberapa waktu terakhir tegang usai London melarang impor semua barang dari permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Langkah ini sebagai dukungan terhadap Palestina dan penolakan aneksasi Israel di wilayah tersebut.

(isa/bac)

Baca Artikel Selengkapnya