Dukung Senator Republik daripada Abdul El Sayed, Politikus Demokrat Ini Dicap Pengkhianat

1 hari yang lalu 14

MICHIGAN -- Keputusan mendadak anggota DPR dari Partai Demokrat Haley Stevens untuk mendukung calon senator Republik Mike Rogers (Republik) daripada  kandidat Demokrat Abdul El-Sayed dalam pemilihan Senat di Michigan telah memicu kemarahan di kalangan Demokrat.

Kubu Demokrat meluapkan kemarahan atas tindakan Stevens. Para pemimpin Demokrat bahkan merasa geram dan menganggap tindakan tersebut sebagai sebuah pengkhianatan.

Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer (Demokrat-New York), yang sempat mendukung Stevens dalam pemilihan pendahuluan, menyebut pengumuman tersebut sebagai 'pengkhianatan'.

Sementara itu, beberapa anggota staf resmi Stevens memilih untuk mengundurkan diri sebagai bentuk protes.

John Morgan, seorang donor besar Partai Demokrat yang telah lama berkontribusi—termasuk pada kampanye pemilihan pendahuluan Stevens—berpendapat bahwa dukungan Stevens justru akan menguntungkan El-Sayed.

"Apa yang ia tunjukkan hari ini membuktikan bahwa ia lebih mementingkan diri sendiri daripada rakyat di negara bagiannya," ujar Morgan.

"Ia memang dikenal memiliki sifat jahat dan picik, dan hari ini ia membuktikannya."

"Ia kini hanyalah sosok yang sudah habis dan tidak relevan lagi dalam politik," tambahnya.

Dilansir the Hill, pada Ahad, Stevens terlihat mendampingi Rogers dalam sebuah kebaktian gereja di Detroit. Momen ini terjadi di tengah saling sindir antara Stevens dan El-Sayed—sosok yang sebelumnya mengalahkan Stevens dalam pemilihan pendahuluan (primary) yang sengit pada Agustus.

Akibatnya, rencana penampilan bersama antara Stevens, anggota DPR Jim Clyburn (Demokrat-Carolina Selatan), dan kandidat Senat dari Partai Demokrat pun terancam batal.

Anggota DPR negara bagian Michigan, Joe Tate (Demokrat)—mantan Ketua DPR negara bagian yang juga mendukung Stevens dalam pemilihan pendahuluan—menyebut peristiwa ini mengejutkan dan mengecewakan. "Akan ada kekecewaan mendalam setelah kejadian ini," katanya menambahkan.

"Itulah kenyataannya."

Namun, beberapa anggota partai lainnya bersikap lebih berhati-hati dalam menanggapi situasi ini. Gubernur California Gavin Newsom (dari Partai Demokrat) menyebut perkembangan tersebut sangat disayangkan. Namun ia tidak sampai mengecam anggota DPR dari Partai Demokrat tersebut.

El-Sayed dan Rogers terlibat dalam persaingan ketat untuk menggantikan Senator Gary Peters (Demokrat-Michigan) yang akan pensiun. Berdasarkan rata-rata jajak pendapat dari Decision Desk HQ (DDHQ), kandidat dari Partai Demokrat tersebut unggul dengan selisih hampir 5 poin persentase.

DDHQ memprediksi bahwa El-Sayed memiliki peluang sebesar 73 persen untuk memenangkan kursi tersebut pada hari Selasa.

Sementara itu, Stevens menepis anggapan bahwa ia telah berpaling dari pendiriannya semula.  Ia menyatakan, “Saya tidak memunggungi Partai Demokrat,” namun menegaskan rasa frustrasinya terhadap El-Sayed."

Kekecewaan ini, kata ia, dipicu oleh keputusan El-Sayed untuk berkampanye bersama Hasan Piker—seorang streamer Twitch beraliran kiri jauh yang kontroversial—selama masa pemilihan pendahuluan. Ia juga kecewa dengan tindakan El-Sayed yang membatalkan undangan baginya untuk hadir dalam acara bersama yang sedianya digelar pada Ahad.

Kedua politisi Demokrat ini memiliki pandangan yang bertentangan mengenai dukungan AS terhadap Israel di tengah perang di Gaza.

The Hill telah menghubungi kantor Stevens untuk meminta tanggapan.

El-Sayed menanggapi perubahan sikap Stevens dengan santai. Saat berbicara kepada wartawan didampingi oleh Clyburn dan Senator Angela Alsobrooks (Demokrat dari Maryland), ia mengaku tidak memikirkan Stevens.

“Negara bagian ini berpenduduk 10 juta jiwa yang berhak mendapatkan pemerintahan yang jauh lebih baik. Saya jauh lebih fokus pada 9.999.998 orang lainnya, bukan mereka yang sedang Anda bicarakan,” ujarnya, merujuk pada Stevens dan tunangannya—yang juga memberikan dukungan kepada Rogers.

Bagi Partai Republik, dukungan dari Stevens merupakan perkembangan yang menguntungkan. Mereka meyakini bahwa pergeseran dukungan, sekecil apa pun, dapat menjadi penentu bagi kandidat.

Baca Artikel Selengkapnya