Dugaan Penipuan, Wanita Spanyol Selamat dari Kawin Paksa di Pakistan

39 menit yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang wanita Spanyol selamat dari kawin paksa di Pakistan. Sementara dua pria diamankan atas dugaan perdagangan manusia untuk tujuan kawin paksa.

Pihak kepolisian menyatakan seorang wanita yang diduga korban penipuan telah berhasil diselamatkan dan dipulangkan ke Spanyol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berkaitan dengan kasus ini, dua orang pria berusia 41 dan 45 tahun ditangkap di bandara Barcelona pada 21 Juli atas dugaan perdagangan manusia untuk tujuan pernikahan paksa.

Kronologi kasus bermula saat wanita itu pergi ke Pakistan pada September 2025. Diduga seorang kerabat mengatakan padanya bahwa keluarga telah merestui hubungannya dengan seorang warga negara Pakistan sekaligus pemilik toko komputer di Barcelona.

Akan tetapi sampai di sana, kerabat itu diduga menyita paspor Spanyol milik si wanita, lalu mengurungnya di rumah keluarga. Kerabat tersebut telah mengatur pernikahan si wanita dengan seorang sepupu meski ia menolak.

Pasangan si wanita melapor pada polisi pada April. Sebelumnya, ia pernah diserang dengan senjata tajam oleh dua pria di Barcelona. Dua pria tersebut diduga berkaitan dengan kasus ini.

Polisi Spanyol kemudian bekerja sama dengan Kedutaan Besar Spanyol di Pakistan lalu melacak keberadaan wanita itu. Mereka juga mengatur penyelamatan dan pemulangannya ke Spanyol.

Sementara itu, penyelidikan masih terus berjalan. Polisi berupaya mengidentifikasi semua pihak yang terlihat dalam dugaan kawin paksa dan serangan terhadap pasangan si wanita.

Barcelona memiliki komunitas Pakistan cukup besar dan jadi kelompok warga negara asing ketiga terbesar setelah Italia dan Kolombia. Ada lebih dari 26 ribu warga negara Pakistan terdaftar di kota tersebut.

(els)

Baca Artikel Selengkapnya