DK PBB gelar jajak pendapat informal ketiga tentang kandidat sekjen

1 jam yang lalu 2

PBB (ANTARA) - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Jumat (18/9) menggelar jajak pendapat informal (straw poll) ketiga terhadap para kandidat sekretaris jenderal (sekjen) PBB berikutnya.

Duta Besar Prancis untuk PBB Jerome Bonnafont mengatakan bahwa para kandidat akan diberi tahu mengenai hasil jajak pendapat tersebut melalui masing-masing perwakilan tetap negara anggota yang mencalonkan mereka.

Pernyataan itu disampaikan Bonnafont kepada awak media setelah pemungutan suara tertutup itu berakhir. Prancis memegang jabatan presiden bergilir DK PBB untuk September.

Jajak pendapat informal DK PBB terhadap kandidat sekjen merupakan pemungutan suara informal secara tertutup yang digunakan untuk menentukan kelayakan para kandidat, dan hasilnya tidak diumumkan secara resmi.

Melalui jajak pendapat informal, DK PBB memilih seorang kandidat untuk direkomendasikan kepada Majelis Umum PBB guna diangkat sebagai sekjen PBB berikutnya.

Namun, hasil jajak pendapat informal pada Jumat itu bocor ke publik.

Rebeca Grynspan, mantan wakil presiden Kosta Rika sekaligus sekjen petahana Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UN Conference on Trade and Development/UNCTAD), memperoleh dukungan terbanyak dengan sembilan suara dalam pemungutan suara pada Jumat itu, menurut "1 for 8 Billion", sebuah kampanye global yang mengadvokasi proses pengangkatan sekjen perempuan pertama PBB secara adil, terbuka, dan inklusif.

Carolyn Rodrigues-Birkett, perwakilan tetap Guyana untuk PBB, berada di urutan berikutnya dengan delapan suara mendukung.

Menurut "1 for 8 Billion", Grynspan memperoleh lima suara menolak, sedangkan Rodrigues-Birkett memperoleh enam suara menolak.

Para anggota DK PBB diyakini menerima satu surat suara untuk setiap kandidat, yang memuat nama kandidat diikuti tiga pilihan, yakni "mendukung", "tidak mendukung", dan "abstain", ungkap "What's in Blue", sebuah publikasi yang memberikan informasi tentang perkembangan aksi DK PBB.

Dalam jajak pendapat informal pertama pada 30 Juli, Grynspan memperoleh 10 suara mendukung, diikuti Rodrigues-Birkett dengan sembilan suara mendukung.

Namun, dalam putaran kedua pada 21 Agustus, posisi keduanya bertukar. Rodrigues-Birkett memimpin dengan delapan suara mendukung, disusul Grynspan dengan tujuh suara mendukung.

Dalam jajak pendapat informal ketiga, jumlah suara menolak untuk kedua kandidat itu meningkat.

Enam kandidat lainnya adalah Ivonne A-Baki, mantan menteri Ekuador dan diplomat; Michelle Bachelet, mantan presiden Chile dan mantan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia; Maria Fernanda Espinosa, mantan presiden Majelis Umum PBB serta mantan menteri luar negeri dan menteri pertahanan Ekuador; Rafael Grossi dari Argentina, yang saat ini menjabat sebagai direktur jenderal Badan Energi Atom Internasional; Olara Otunnu dari Uganda, mantan wakil sekjen PBB; serta Macky Sall, mantan presiden Senegal.

Masa jabatan sekjen PBB petahana, Antonio Guterres, akan berakhir pada akhir tahun ini. Sekjen berikutnya akan mulai menjabat pada 1 Januari 2027.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya