Daftar Negara yang Diejek dan Dipuji Trump di Majelis Umum PBB

44 menit yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, pada Selasa (22/9).

Dalam pidato yang berlangsung selama 37-40 menit itu, Trump tidak segan mengejek sejumlah negara dan memuji negara lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump membahas berbagai hal dalam pidatonya tersebut, mulai dari mengelu-elukan Amerika Serikat hingga mencaci-maki Iran yang masih berperang dengan Negeri Paman Sam.

Trump bahkan sempat menyinggung Indonesia dan berterima kasih kepada Indonesia sebagai salah satu negara yang mengirim pasukan untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi International (ISF) untuk membantu mengamankan agenda rekonstruksi Jalur Gaza Palestina.

Berikut daftar negara yang disebut-sebut Trump dalam pidato:

Negara yang Diejek

Trump secara blak-blakan mengejek Iran dan Kuba, dua negara yang sejauh ini dianggapnya musuh. Kepada Iran, Trump mengatakan tidak segan menghancurkan negara mullah itu.

"Atau haruskah saya memusnahkan Republik Islam dan melakukannya dengan cepat, tanpa pernah memberi mereka kesempatan untuk membunuh dan menghancurkan orang dan negara lagi?," lanjut Trump.

"Apakah saya akan menjerumuskan mereka ke neraka tanpa peluang untuk bertahan hidup dan tanpa harapan akan kejayaan atau generasi mendatang?" tambah Trump.

"Jika kita bersatu, kita akan segera melihat dunia yang bebas dari ancaman teror Iran selama 51 tahun terakhir, dan harga minyak akan anjlok lebih rendah lagi daripada saat awal konflik," kata Trump.

Sementara kepada Kuba, Trump mengatakannya sebagai negara gagal dan pemerintahannya bersedia menggunakan kekuatan militer jika perlu.

"Pemerintahan saya juga berupaya melakukan perubahan mendasar dalam situasi di Kuba," kata Trump. "Di mana rezim komunis berada di bawah tekanan besar, tekanan terbesar yang pernah mereka alami."

Pernyataan Trump tersebut mendorong delegasi Kuba untuk meninggalkan ruangan sidang.

Negara yang Dipuji

Dalam kesempatan yang sama, Trump memuji sejumlah negara dalam kaitan Pasukan Stabilisasi Internasional yang dikerahkan ke Jalur Gaza sebagai bagian dari program Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).

Dia memuji negara-negara yan tergabung dalam Dewan Perdamaian sebagai "sekelompok orang yang sangat penting", dan membanggakan 30 negara yang telah bergabung dengan dewan yang dipimpinnya sendiri itu.

"Saya juga ingin berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkomitmen mengerahkan pasukan, personel kepolisian, dan memberikan pelatihan untuk membantu menstabilkan Gaza, termasuk Indonesia, Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, Yordania, dan yang lain," kata Trump di Sidang PBB.

Dia juga berterima kasih kepada negara-negara anggota Dewan Perdamaian yang menyumbangkan dana miliaran dolar AS untuk upaya pembangunan kembali Gaza. Dia menyebut beberapa negara yang berkontribusi seperti Qatar, Kuwait, Arab Saudi hingga Turki.

Indonesia sudah berkomitmen untuk mengirim 8.000 personel untuk misi perdamaian dan stabilisasi di Gaza. Namun, rencana ini ditunda hingga kini imbas perang AS vs Iran berkobar.

(imf/rds)

Baca Artikel Selengkapnya