Jakarta (ANTARA) - PT Bank Digital BCA (BCA Digital) menilai generasi muda Indonesia yang mencakup milenial dan gen Z semakin dewasa dalam pengelolaan finansial mereka.
Head of Retail & Digital Business BCA Digital Edwin Tirta dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, mengatakan fenomena kedewasaan finansial (financial maturity) ini ditunjukkan melalui semakin aktifnya generasi muda dalam mengelola dana, baik untuk konsumsi, maupun dalam mempersiapkan masa depan.
“(Ini tercermin) Dari fitur-fitur yang sifatnya sesuai dengan use case utama dari mengelola uang, yaitu menabung. We have various solution buat simpanan,” kata Edwin.
Berdasarkan data blu by BCA Digital, pada semester I tahun 2026, tercatat kenaikan pengguna fitur bluSaving sebesar 38 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Baca juga: ADB beri pinjaman 650 juta dolar untuk perkuat pengelolaan fiskal RI
Lebih lanjut, performa fitur tabungan bersama bluGether juga naik 47 persen yoy, disusul dengan pengelolaan kas usaha via bluBisnis yang tumbuh 37 persen yoy, serta lonjakan tajam pada pemodal pasar modal melalui bluRDN yang melesat hingga 225 persen secara tahunan.
“Menjawab dinamika tersebut, blu berevolusi menghadirkan blu 2.0 melalui kerangka solusi finansial 360 derajat berbasis empat pilar SIAP,” ujar Edwin.
Pertama, adalah simpanan, di mana BCA Digital mendorong kebiasaan finansial sejak dini melalui bluSaving, bluDeposit, bluGether, bluValas, bluBisnis, serta bluAccount for Teens.
Pilar kedua adalah investasi melalui bluInvest yang menyediakan pilihan instrumen Reksa Dana dan Emas digital, serta bluRDN hasil kolaborasi bersama BCA Sekuritas untuk kemudahan investasi di pasar modal.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·