Bank Kalteng catatkan laba bersih Rp270,09 miliar per 31 Agustus

59 menit yang lalu 4

Palangka Raya (ANTARA) - Bank Kalteng tetap mampu mencatatkan pertumbuhan laba di tengah dinamika makro ekonomi yang berlangsung, yakni hingga 31 Agustus 2026 laba bersih Bank Kalteng mencapai Rp270,09 miliar.

"Meningkat 12,34 persen dibandingkan Juli 2026, atau tumbuh 1,79 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," jelas Dirut Bank Kalteng Maslipansyah di Palangka Raya, Selasa.

Diketahui pada posisi 31 Juli 2026, Bank Kalteng tercatat mampu membukukan laba bersih sebesar Rp240,41 miliar.

Kemampuan Bank Kalteng mempertahankan pertumbuhan laba menjadi catatan positif di tengah ketidakpastian ekonomi global, tekanan suku bunga dan persaingan likuiditas perbankan menunjukkan konsistensi dalam menjaga pertumbuhan bisnis, efisiensi operasional dan kualitas aset secara prudent.

Baca juga: Payroll ASN di BPD jadi sumber pembiayaan sektor riil daerah

“Kami memastikan ekspansi bisnis tetap disertai pengelolaan risiko dan prinsip kehati-hatian agar kinerja yang dicapai sehat dan berkelanjutan,” tegas Maslipansyah.

Di sisi lain per 31 Agustus total penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp12,29 triliun, tumbuh 8,91 persen secara tahunan.

Rasio dana murah atau current account savings account (CASA) tercatat 76,82 persen, meningkat 3,25 poin persentase dari 73,57 persen pada Agustus 2025. Komposisi ini memberikan ruang bagi Bank Kalteng untuk menjaga efisiensi biaya dana dan mendukung fungsi intermediasi.

Baca juga: Asbanda dorong kuatkan peran BPD jadi pilar pembangunan ekonomi daerah

Menurutnya, pertumbuhan laba memberi keyakinan Bank Kalteng mampu menjaga kesinambungan bisnis di tengah berbagai tantangan.

"Fokus kami selanjutnya adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, likuiditas dan permodalan serta terus meningkatkan kontribusi bagi perekonomian daerah,” terangnya.

Pewarta: Muhammad Arif Hidayat
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya