AS Kembali Luncurkan Serangan ke Iran

15 menit yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan militer AS pada Jumat (6/11) melancarkan serangan terbatas ke Iran yang menargetkan sistem pertahanan udara negara itu.

Kepada wartawan, Trump mengatakan operasi militer tersebut melumpuhkan sistem anti-pesawat Iran hanya dalam lima menit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka (Iran) membuat semacam alat anti-pesawat dan kami melumpuhkannya dalam waktu sekitar 15 menit, mungkin lima menit," kata Trump di West Palm Beach, Florida, Jumat (6/11) malam.

Trump tidak merinci lebih lanjut tentang target maupun lokasi serangan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Media pemerintah Iran sementara itu melaporkan ada dua suara ledakan di daerah Suza, Pulau Qeshm pada Jumat.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melaporkan sistem pertahanan udara mereka telah mencegat dan menghancurkan pesawat nirawak pengintai dan tempur MQ-1 di atas Pulau Qeshm pada Jumat. Dua drone pengintai MQM-170 juga ditembak jatuh di hari yang sama.

Dalam laporan terpisah, IRGC juga mengeklaim telah menghancurkan drone MQ-9 AS di atas Selat Hormuz. Sejauh ini, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan yang ditimbulkan.

Ini merupakan serangan terbaru AS ke Iran pada pekan ini. Pada Senin (2/11), militer AS meluncurkan serangan terbatas ke Pulau Qeshm dan Hengam di sekitar Selat Hormuz.

Serangan-serangan ini terjadi di tengah ancaman serangan besar AS ke Iran yang melibatkan Mother of All Bombs. Presiden AS Donald Trump diprediksi bakal melancarkan serangan tersebut pasca pemilu paruh waktu AS.

(blq/bac)

Baca Artikel Selengkapnya